Pages

Sabtu, 13 April 2013

Jerapah

    Jerapah (Giraffa Camelopardalis) adalah ewan anggota suku Giraffidae.Tingginya bisa mencapai 5,5 m atau lebih. Hewan ini berpunggung landai dengan ekor berjumbai. Tubuhnya berwarna coklat kekuning-kuningan dengan kotak cokelat kemerah-merahan (Kadru). 
    Jerapah mempunyai tanduk yang bersifat permanen berjumlah 2 atau 4 buah di puncak kepalanya. Tanduk pada jantan ataupun betina tidak digunakan untuk mempertahankan diri. Karena tanduk yerseuut diselubungi bulu-bulu lembut. Jerapah mempunyai 32 gigi yang diadaptasi untuk  merumput. Hewan ini juga memiliki taring yang lebar untuk membantu memperlebar bentang gigi depan. Gigi ini cenderung digunakan untuk menyisir pepohonan serte semak perdu.
    Jerapah pada umumnya hidup di stepa atau padang rumput sabana. Jerapah aktif mencari makan pada pagi dan sore hari. Di habitat aslinya jerapah makan daun tumbuhan polong-polongan. Jika ada air, jerapah dapat minum sebanyak 9 liter per minggu. Jika tidak ada air,jerapah mampu tidak minum sampai berminggu-minggu.
    Untuk mempertahankan diri, jerapah menggunaakan kaki depanya sebagai senjata.Tendangan kaki depan jerapa sangat kuat, sehingga dapat meremukkan tulang rusung singa.
    Jerapah bersifat poligami. Seeok jantan yang kuat akan menguasai suatu daerah dan juga jerapah betina yanh hidup di daerah itu. Jerapah berkembang biak dengan cara melahirkan. Induk jerapah mengalami masa kehamilan selama 420-468 hari. Betina yang sedang hamil biasanya dijaga oleh 9 ekor jerapah betina untuk melindungu dari serangan predator. Seekor induk jerapah melahirkan satuekor anak. Setelah 25 menit, anaka jerapah akan mengelilingi induknya untuk menyusu. Setelah 3 mingggu anak jerpah mulai memakan dedaunan. Ketika berumur 3 bulan, anak jerapah mulai disapih, Setelah berusia 3 tahun, anak jerapah sudah dewasa dan siap bereproduksi.

                                                                             

  

0 komentar:

Posting Komentar

Sunny With A Chance Of Cloud