Jerapah mempunyai tanduk yang bersifat permanen berjumlah 2 atau 4 buah di puncak kepalanya. Tanduk pada jantan ataupun betina tidak digunakan untuk mempertahankan diri. Karena tanduk yerseuut diselubungi bulu-bulu lembut. Jerapah mempunyai 32 gigi yang diadaptasi untuk merumput. Hewan ini juga memiliki taring yang lebar untuk membantu memperlebar bentang gigi depan. Gigi ini cenderung digunakan untuk menyisir pepohonan serte semak perdu.
Untuk mempertahankan diri, jerapah menggunaakan kaki depanya sebagai senjata.Tendangan kaki depan jerapa sangat kuat, sehingga dapat meremukkan tulang rusung singa.
Jerapah bersifat poligami. Seeok jantan yang kuat akan menguasai suatu daerah dan juga jerapah betina yanh hidup di daerah itu. Jerapah berkembang biak dengan cara melahirkan. Induk jerapah mengalami masa kehamilan selama 420-468 hari. Betina yang sedang hamil biasanya dijaga oleh 9 ekor jerapah betina untuk melindungu dari serangan predator. Seekor induk jerapah melahirkan satuekor anak. Setelah 25 menit, anaka jerapah akan mengelilingi induknya untuk menyusu. Setelah 3 mingggu anak jerpah mulai memakan dedaunan. Ketika berumur 3 bulan, anak jerapah mulai disapih, Setelah berusia 3 tahun, anak jerapah sudah dewasa dan siap bereproduksi.
0 komentar:
Posting Komentar