Minum kopi menghilangkan kantuk. Kandungan kafeinnya akan membuat mata melek dan memulihkan tenaga yang loyo. Yang perlu dihindari adalah kecanduan minum kopi secara berlebihan. Hal itu berakibat buruk bagi jantung.
Sejarah kopi diawali dari seorang penggembala kambing Abessyria,Ethiopia. Si penggembala melihat tingkah laku kambingnya yang berubah enerjik setelah makan buah yang tumbuh di semak-semak. Dia pun mencobanya. Sejak itu, buah kecil yang membuat badan tersebut populer dikalangan kaum ningrat.
Hampir 75% produksi kopi di dominasi kopi arabika. Indonesia menjumangkan 10% dari jumlah tersebut. Negara produsen kopi arabika adalah Kolumbia, Kenya, India, dan Papua Nugini. Selain tu juga terdapat kopi robusta. Produksi kopi robusta sekitar 25% dari produksi dunia. Indonesia menyumbang 90% untuk jenis robusta. Negara penghasil kopi robusta adalah Indonesia, Uganda, Vietnam, dan Filipina.
Kafein yang terkandung kalam kopi mengandung zat perangsanguntuk penambah tenaga dan menghilangkan kantuk. Kafein juga berfungsi menghilangkan rasa sakit. Akan tetapi, karena kafein juga bisa menyebabkan sakit kepala. Selain itu, kopi juga diwaspadai oleh wanita berumur. Dua cangkir kopi setiap hari dapat mengakibatkan penyakit tulang keropos (osteoporosis) dini. Namun, ternyata kopi juga mempunyai manfaat lain. Seorang sufi, Ali Bin Omar, dari Yaman, menjadikan rebusan kopi sebagai obat penyakit kulit.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar